Posts Subscribe to This BlogComments

Pages

Rabu, 21 Desember 2011

Meningkatkan security Untuk wireless Mikrotik

Bila anda membuka usaha hostpot dengan wireless Mikrotik, anda perlu membuat security pada sistem jaringan anda, agar bandwith anda tidak dapat di bobol pengguna yang tidak sah
Ada beberapa cara untuk membuat security wireless antaralain :
Menyembunyikan SSID
interface wireless set wlan1 hide-ssid=yes
Kelemahannya Hide SSID mudah dibuka dengan software kismet.
MAC Filtering
  1. Buka Winbox pilih menu Wireless
  2. Pilih tab Access List
  3. Klik tanda +
  4. Tulis MAC Address yang mau didaftarkan
  5. Setelah itu pilih menu Interface
  6. Double Klik Wlan yang dijadiin AP
  7. Pilih tab wireless lalu hilangkan centang pada opsi default authenticate
Kelemahan Mac Filtering adalah Mac Address bisa di ketahui dengan software kistmet. Setelah diketahui Mac Address bisa ditiru dan tidak konflik walau ada banyak Mac Address sama terkoneksi dalam satu AP.

IP Filtering
  1. Buka Winbox pilih menu IP kemudian Firewall Pilih tab Address List
  2. Klik tanda + lalu beri nama grup dan tulis IP Address yang mau didaftarkan
  3. Setelah itu pilih tab NAT lalu double klik NAT Rule yang dimaksud
  4. Pada Tab General kosongkan Src. Address
  5. Pada Tab Advanced set Src. Address List dengan nama grup yang dibuat tadi
Kelemahan IP Filtering adalah hanya dapat melindungi IP yang tidak terpakai dalam satu blok sedangkan untuk IP yang dipakai masih bisa di hack. IP yang dipakai dapat di ketahui dengan software kismet. Karena IP sama mengakibatkan konflik maka hacker akan melakukan deauth atack terlebih dahulu supaya IP yang dipakai DC, barulah hacker memakai IP tersebut. Akibat-nya klien kita yang sah jadi gak bisa konek karena IP konlik.
ARP Filtering
  1. Buka Winbox pilih menu IP kemudian ARP
  2. Klik tanda +
  3. Tulis IP dan MAC Address yang mau didaftarkan lalu set interface yang digunakan
  4. Klik Make Static
  5. Setelah itu pilih menu Interface
  6. Double Klik Wlan yang dijadiin AP
  7. Pilih tab General lalu pada menu ARP set Reply-only
Kelemahan ARP Filtering sama seperti IP Filtering dan MAC Filtering
Enkripsi WEP (Wired Equivalent Privacy)
  1. Buka Winbox pilih Wireless
  2. Pilih tab Security Profiles lalu klik tanda +
  3. Beri nama profile lalu set Mode Static Key Required
  4. Pilih tab Static Key
  5. Set Key 40bit wep (10 Digit Hexadecimal Key) atau 104bit wep (26 Digit Hexadecimal Key)
  6. Masuk-kan Hexadecimal Key (berupa 0 – 9 dan A – F) sesuai dengan jumlah digit-nya (tidak boleh kurang atau lebih)
  7. Setelah itu pilih Interface double klik Wlan yang dimaksud
  8. Pilih Tab Wireless set Security Profiles dengan nama profile tadi
  9. Disisi klien harus di set sama supaya bisa konek.
Kelemahan Enkripsi WEP adalah key yang static dan lemah. WEP dapat di hack dengan software wep crack. Proses hack wep tidak menggunakan brute force atttack (dicoba satu per satu) tetapi dengan mengumpulkan Initialization Vektor yang lemah sehingga key akan cepat sekali ditemukan.
Enkripsi WPA/WPA2 (WiFi Protected Access)
  1. Buka Winbox pilih Wireless
  2. Pilih tab Security Profiles lalu klik tanda +
  3. Beri nama profile lalu set Mode Dynamic Key
  4. Pilih Aunthentication Type yang akan digunakan
  5. Pilih Unicast Chipers dan Group Chipers yang akan digunakan
  6. Masukkan WPA/WPA2 Pre-Shared Key (Karakter bebas dianjurkan memakai karakter yang tidak lazim seperti $#&&*@)
  7. Setelah itu pilih Interface double klik Wlan yang dimaksud
  8. Pilih Tab Wireless set Security Profiles dengan nama profile tadi
  9. Disisi klien harus di set sama supaya bisa konek.
Enkripsi WPA/WPA2 adalah solusi yang terbaik saat ini. Cara hack Enkripsi WPA/WPA2 adalah dengan brute force attack atau dengan dictionary attack. Maka semakin aneh dan panjang digit key yang kita gunakan akan semakin sulit untuk di hack. Sangat disarankan key berupa kombinasi karakter sulit dan tidak bisa dibaca sama sekali. Key yang umum berupa kata-kata atau kalimat sangat tidak disarankan.
Kesimpulan :
  1. Gunakan beberapa teknik wireless security sekaligus!!! Jika menggunakan enkripsi secara berkala key harus diubah
  2. Ubah password radio secara berkala supaya tidak bisa di remote hacker. Untuk mikrotik jangan mengaktifkan Keep Password karena password akan tersimpan di My Document
  3. Selalu monitoring mikrotik anda, jangan anggap remeh hacker di sekitar kita
Read More...

Menghubungkan Router Wireless ke Modem dan Komputer

Membuat share internet di rumah dengan menggunakan kabel, memang repot, dimana rumah tidak di disain untuk jaringan kabel sehingga rumah kelihatan tidak rapi. Solusi untuk share internet adalah dengan jaringan nirkabel. Dengan menggunakan kabel Ethernet, modem, router dan komputer nirkabel, menciptakan jaringan nirkabel yang sederhana.
Menggunakan router nirkabel tampaknya sangat rumit, tetapi sebenarnya sangat sederhana. Sekarang wireless router dikemas sudah termasuk ; router, kabel Ethernet, kabel USB dan sebuah disk instalasi. Selain adaptor jaringan nirkabel, yang dibuat untuk komputer yang paling baru, Anda perlu mengaktifkan jaringan Ethernet berbasis standar menjadi tempat Wi-Fi hospot.
Menentukanletak router nirkabel.
Lokasi adalah hal pertama yang perlu dipertimbangkan ketika menginstal router nirkabel. Memilih lokasi sentral yang baik sangat penting untuk memastikan penerimaan sinyal yang kuat oleh semua perangkat pada jaringan. Lokasi yang baik untuk router nirkabel biasanya di lantai tengah rumah, atau dapat dijangkau oleh komputer nirkabel lainnya.
Untuk instalasi awal router nirkabel anda perlu menghubungkan Router ke komputer. Caranya dengan menggunakan salah satu port Ethernet di bagian belakang router. Hampir semua komputer modern memiliki port Ethernet yang dapat digunakan untuk tujuan ini. Masukkan disk instalasi yang disertakan dengan router ke CD/DVD Room komputer dan jalankan program instalasi router.
Menginstall Software Untuk Router baru
Klik menu instalasi dari perangkat lunak untuk melakukan setting yang diinginkan. Pada tahap ini anda akan dimeminta memasukkan nama sandi dan jaringan, dan proses ini hanya memerlukan waktu beberapa menit. Wireless router dirancang dengan software instalasi yang mudah, termasuk bagian bantuan untuk memahami kesulitan.
Ada beberapa router tidak diberikan disk instalasi, atau komputer tidak memiliki CD/DVD Room, router dapat diatur tanpa harus menginstall software drive. Cukup dengan mengetik alamat IP dari router ke URL bar dari browser internet komputer. Untuk router baru (Biasanya bila anda membeli sebuah router anda akan mendapatkan IP default router serta username dan paswordnya di buku petunjuk) contohnya ketik IP 192.168.1.1 lalu tekan Enter, akan memunculkan jendela login Anda harus mengetikkan username dan kata sandi yang diberikan pabrik.
Pada umumnya standard router menggunakan username “admin” dan password “admin” atau “password.” Setelah login ke GUI router, atau Graphical User Interface, dengan metode di atas pengaturan dapat dimodifikasi. Mengganti password standard yang dapat membantu untuk mengamankan jaringan nirkabel. Cari opsi untuk mengubah ID Broadcast (jaringan) dan jenis keamanan. ID Broadcast adalah nama jaringan nirkabel, yang dapat diisi dengan kata apapun sesuai dengan keinginan anda. Jenis keamanan yang dapat diatur untuk WPA2 untuk jaringan aman standar yang memungkinkan untuk mensetting password menggunakan sampai 64 karakter.
Menghubungkan ke router nirkabel.
Setelah memilih lokasi untuk router nirkabel dan pengaturan untuk membuat jaringan nirkabel, hubungkan ke modem untuk memungkinkan lalu lintas masuk dari Internet. Port Ethernet akan memungkinkan untuk koneksi lebih cepat dari port USB, sebaiknya harus digunakan jika tidak ada alasan khusus mendiadakannya. Jangan hubungkan kabel Ethernet dan kabel USB ke modem pada saat yang sama, karena hal ini dapat merusak sirkuit internal modem.
Langkah terakhir dalam menghubungkan komputer ke router nirkabel
Biasanya Laptop sudah terdapat fasilitas Nirkabel, Tapi untuk PC desktop, harus menambahkan sebuah alat USB Wirelles agar dapat terhubung dengan Router.
Untuk menghububungkan wireles komputer dengan Router, gunakan fasilitas menu dari jaringan Windows, Caranya :
  1. Klik 2x Icon Network Wireless pada icon tray di bagian bawah kanan komputer.
  2. Akan muncul Jendela daftar hostpot dari router yang tertangkap oleh Wireless komputer
  3. Klik, Nama Broadcast (hostpot), bila diminta masukkan pasword, masukkan pasword dari hostpot router tersebut.
  4. Bila Kata sandi atau pasword yang diminta sesuai, maka secara otomatis komputer anda akan terhubung dengan Internet.
Read More...

Membuat Laptop Jadi Hostpot

Bila anda memiliki hanya 1 modem internet, sementara di sekitar anda ada teman yang menggunakan laptop yang tidak terhubung ke modem dan tidak dapat menggunakan internet, maka melalui laptop anda, anda dapat berbagi Interent ke beberapa teman anda melalui wifi laptop anda. Dengan bantuan sebuah aplikasi khusus yaitu wipeer kita bisa menjadikan wifi pada laptop kita berfungsi seperti access point router. Jadi seperti halnya sebuah akses point sungguhan kita bisa berbagi koneksi internet kepada teman kita yang juga menggunakan laptop, atau dalam pengertian lain kita bisa membuat hotspot hanya bermodal wifi pada laptop kita.
Tapi karena yang digunakan adalah laptop jadi laptopnya harus dinyalakan terus. Membuat hotspot dengan wifi laptop ini hanya cocok untuk keperluan sementara saja tidak untuk terus terusan karena laptop tidak sekuat PC jadi sayang laptop anda akan cepat panas bila digunakan terus menerus.
Pada panduan membuat hotspot dengan laptop ini pertama yang harus disiapkan tentunya laptop yang sudah ada wifinya, kemudian aplikasi khusus untuk mempermudah membuat hotspot pada laptop, yaitu Wipeer, klik di sini untuk mendownloadnya. kemudian install aplikasi tersebut dengan cara seperti biasanya. jika sudah terinstal pada laptop kamu ikuti langkah-langkah di bawah ini.
  1. Langkah pertama pastikan wifi pada laptop kamu sudah aktif, kemudian buka aplikasi wipeer. Biasanya saat pertama kali membuka diminta memasukkan  Wipeer name, masukkanlah wipeer name sesuka hatimu.
  2. Kemudian setelah masuk pada halaman utama Wipeer, silahkan klik pada menu File, kemudian pilih Connect Options
  3. Setelah muncul jendela Network Configuration seperti gambar di bawah ini, klik pada Specify parameters,
  4. Lalu lengkapilah network parameternya, SSID masukan nama hotspot yang nantinya dikenal oleh pengguna lain, IP pilih Automatic saja biar gampang,  untuk security pilih pada key kemudian masukkan angka atau hurus sesuai dengan seleramu, jika security ini kamu aktifkan maka nanti jika ada yang mengakses hotspot harus memasukkan Key yang kamu buat ini, atau jika tidak ingin menggunakan key juga bisa, pilih saja yang Non secured. jika sudah diisi semua parameternya, klik tombol OK.
  5. Nanti akan kembali ke jendela Network configuration, klik pada tombol Connect
  6. Kemudian tampilkan Wireless network kamu, jika belum muncul silahkan klik pada Refresh network list.  Sesaat kemudian akan tampil sebuah koneksi dengan nama yang kamu buat pada langkah ke empat tadi. Pada koneksi tersebut tertulis Not Connected, itu karena belum ada laptop lain yang terhubung dengan laptop yang kamu setting ini. (untuk laptop yang kedua, ketiga dan seterusnya tidak perlu disettting, cukup satu laptop ini saja yang dijadikan hotspot)
  7. Jika wireless sudah berhasil disetting, sekarang saatnya mengatur sharing koneksi internet, agar bisa digunakan bersama sama lewat hotspot.  kumulai dengan membuka network connections kamu, pilih pada koneksi internet yang kamu gunakan, kemudian klik kanan mouse kamu, lalu pilih pada properties.
  8. Nanti akan muncul koneksi protertis seperti gambar di bawah ini, silahkan pilih pada tab advanced,  beri centang pada Allow other network …., pada home network connectionnya pilih pada wireless network connection, jika sudah diatur semua sesuai dengan contoh gambar ini, silahkan klik pada OK. jika nanti ada pertanyaan sesuatu tinggal klik saja YES.
  9. klik tombol Yes.
Jika semua pengaturan setting telah diatur dengan benar. silahkan coba akses hotspot yang baru jadi ini dengan laptop yang lain. InsyaAlloh nanti akan muncul  di list wireless networnya. Silahkan klik connect dan masukkan kode key yang kita buat pada langkah paling awal tadi.
Koneksi wifi berjalan dengan baik ditandai dengan icon kecil wifi yang ada pada pojok kanan bawah panel bar,  seperti gambar di bawah ini
Read More...

Menghubungkan 2 Router TP-LINK router nirkabel bersama-sama melalui nirkabel dengan menggunakan mode bridge

Dengan modus jembatan (Bridge), kita dapat menghubungkan 2 atau lebih router wireless / LAN bersama-sama melalui nirkabel, dan kita juga dapat menghubungkan router TP-LINK nirkabel ke titik akses nirkabel dengan menggunakan mode bridge.
Dalam rangka untuk menghubungkan mereka dengan modus jembatan, semua router nirkabel harus mendukung fitur ini dan dikonfigurasi untuk bekerja pada mode bridge.
1. Mengubah alamat IP
Semua TP-LINK router menggunakan IP. 192.168.1.1 sebagai alamat IP mereka standar, sebelum menghubungkan mereka, Anda sebaiknya mengubah salah satu alamat untuk satu sama lain untuk menghindari konflik alamat IP.
Dan silakan cek dan catat alamat MAC dari router sebelum Anda mengkonfigurasi mereka.
  1. Buka web browser dan ketik alamat IP dari router (default 192.168.1.1) ke dalam address bar dan kemudian tekan Enter.
  2. Ketik username dan password ke halaman login, username dan password default admin keduanya.
  3. Pilih Jaringan-> LAN pada sisi kiri, dan kemudian mengubah alamat IP dari 192.168.1.1 ke 192.168.1.2.

2. Menghubungkan router dengan mode jembatan (Bridge)
  1. Pilih Wireless-> Setting Wireless di sisi kiri, masukkan nama SSID untuk jaringan nirkabel dan pilih salah satu saluran.
  2. Aktifkan pilihan Enable Bridge, dan ketik alamat MAC dari router nirkabel lain yang ingin Anda hubungkan pada kotak seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. (Anda perlu perhatikan alamat MAC dari router lain dan ketik ke dalam kotak)                                
  3. Simpan dan reboot router.
  4.  Hubungkan komputer Anda ke router pertama, dan ulangi Langkah 1 dan langkah 2, setelah reboot kedua dari dua router, koneksi nirkabel akan dibentuk.
Catatan:
  1. Saluran dan keamanan pada router harus sama untuk menghubungkan bersama-sama.
  2.  Anda dapat mengetikkan SSID yang berbeda di router untuk membedakan router nirkabel / jaringan untuk klien nirkabel Anda.
  3.  Jika Anda menggunakan salah satu router sebagai router utama untuk menghubungkan ke Internet dan berbagi koneksi Internet, Anda sebaiknya menonaktifkan server DHCP pada router sekunder.
Read More...

Minggu, 04 Desember 2011

Membuat PC Router di Ubuntu

Membuat PC Router di Ubuntu

Router adalah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang ada pada network yang lain. Jenis router ada yang diproduksi oleh vendor tertentu (cisco, juniper, dst) atau yang dapat difungsikan menggunakan komputer (pc router).
PC (Personal Computer) Router adalah sebuah komputer yang berfungsi sebagai router. PC Router dapat diterapkan dengan menggunakan spesifikasi minimal :
- Dua buah NIC
- OS *nix (BSD, Linux, Unix), OS Windows Server, Open Solaris, dst
Pada installasi kali ini, kita akan membuat PC Router dengan menggunakan OS Linux Ubuntu Desktop 7.10 Punyanya “Om Gusty”.
Saat ini aku make dua buah lan cards yang satu buat ke luar dan yang atunya buat ke dalam.
KONFIGURASI
1. Konfigurasi IP address
* eth0 : IP Address 10.10.1.81 Netmask 255.255.255.0
* eth1 : IP Address 192.168.0.1 Netmask 255.255.255.0
* DNS Server : 127.0.0.1 (disesuaikan dengan punya kita yang konek internet)
* Search Domains : perusahaan.com (boleh di isi boleh gak)
perintah seting ip (bisa lewat gui, tp ni ak pake terminal):
* sudo ifconfig eth0 10.10.1.81 netmask 255.255.255.0 (lan card 1)
* sudo ifconfig eth 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0 (lan card 2)
* route add default gw 10.10.1.1 (klo pake modem ya GATEWAY nya modem)
klo kesulitan cara tu ni ta Copy in dari punya mas Hanadi
klik panel System->Administration->Network trus meminta password administrasi, maka masukan password user yang pertama kali dibuat. Pilih bagian eth0 (network eksternal) lalu klik “Properties” . Uncheck pilihan “Enable roaming mode” lalu ganti “Configuration” menjadi “Static IP Address“. Masukan :
* IP address : 10.10.1.81
* Subnet mask : 255.255.255.0
* Gateway address : 10.10.1.1 (Gateway di isi sesuai dengan ip modem ato alat yg konek internet tu pokoke)
Lalu klik tombol “OK“.
Pilih bagian eth1 (network internal) lalu klik “Properties” . Uncheck pilihan “Enable roaming mode” lalu ganti “Configuration” menjadi “Static IP Address“. Masukan :
* IP address : 192.168.0.1
* Subnet mask : 255.255.0.0
* Gateway address :
Lalu klik tombol “OK“.
Gateway pada eth1 dikosongkan, karena router harus menentukan default gateway-nya. Sedangkan default gateway yang digunakan adalah yang melalui eth0.
Lanjuttt …. Pilih tab “General“. Masukan :
* Host name : PCrouter
* Domain name : Nyobain.com
Pilih tab “DNS“
Klik “Add” pada bagian “DNS Servers” lalu masukan IP Address dns servernya yaitu 127.0.0.1, tekan enter. Itu Kita memasukan IP Address localhost (127.0.0.1) karena kita akan menggunakan DNS local untuk semua manajemennya. Ato klo make koneksi lainnya disesuaikan aja yah.
Klik “Add” pada bagian “Search domains” lalu masukan Nyobain.com, tekan enter
Tekan tombol “Close” apabila konfigurasi sudah sesuai. Secara otomatis seharusnya IP Address sudah terkonfigurasi sendiri, apabila masih belum maka bisa direstart networknya atau restart aja komputernya
2. Konfigurasi IP Forward
IP Forward adalah suatu system yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari suatu jaringan ke jarinagn yang lain. Untuk mengkonfigurasinya, kita perlu mengubah modul kernel ip_forward menjadi enable. Tapi sebelumnya ubah password root dahulu biar gak ngerepotin nantinya. Klik panel System->Administration->Users and Groups. Pilih login name “root“, lalu klik Properties. Dibagian “Password“, ubah :
* User password : password_root
* Confirmation : password_root
Atau “Generate random password“, apabila ingin menggunakan password yang dibuat secara random. Lalu klik tombol “OK“.
Untuk mengaktifkan IP Forward, kita dapat mengklik panel Applications->Accecories->Terminal Setelah muncul terminalnya, ketik perintah :
* su -
* Password : password_root
Maka kita sudah masuk ke mode root, dengan ditandai oleh tanda “#” (tanda kress). Lalu dilanjutkan dengan perintah berikut :
* echo “net.ipv4.ip_forward=1? >> /etc/sysctl.conf
* sysctl -p /etc/sysctl.conf
Apabila pada file /etc/systecl.conf sudah terdapat entry-an “net.ipv4.ip_forward=0“, maka ubah saja nilainya menjadi 1. Untuk mengubah nilainya dapat menggunakan editor “pico” ato “vi“ ato “nano” ato apalah perintah linux lainnya. Untuk mengecek apakah IP Forward sudah diaktifkan pada PC, maka jalankan perintah berikut :
* sysctl net.ipv4.ip_forward
Apabila hasilnya adalah 1, maka IP Forward sudah di enable. Selanjutnya paket-paket yang dikirim oleh network sudah dapat diteruskan ke network yang lainnya.
3. Konfigurasi IP yang Dituju pada saat Nge-routing
Perintah yang aku pakai di bawah ini buat ip yang static :
* sudo iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.0.0/24 -d 0/0 -j SNAT –to 10.10.1.81
Sedangkan untuk IP yang DHCP bisa pakai cara mas Hanadi :
* sudo iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.0.0/24 -d 0/0 -j MASQUERADE
untuk mengecek hasilnya ketikan perintah berikut :
* iptables -L -t nat
Maka akan terlihat seperti berikut :
untuk ip static :
—————cut————–
Chain POSTROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
SNAT 0 — 192.168.0.0/24 anywhere to:10.10.1.81
—————cut————–
untuk ip DHCP :
—————cut————–
Chain POSTROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
MASQUERADE 0 — 192.168.0.0/24 anywhere
—————cut————–
Konfigurasi IP Masquerade tidak bersifat permanen, maka disarankan untuk mengaplikasikan cara berikut :
* pico /etc/init.d/iptables
Isikan file tersebut dengan entry-an berikut :
—–start—–
#!/bin/sh
#
#This is a ubuntu adapted iptables script from gentoo
#(http://www.gentoo.org) which was originally distributed
# under the terms of the GNU General Public License v2
#and was Copyrighted 1999-2004 by the Gentoo Foundation
#
#This adapted version was intended for and ad-hoc personal
#situation and as such no warranty is provided.
IPTABLES_SAVE=”/etc/default/iptables-rules”
SAVE_RESTORE_OPTIONS=”-c”
SAVE_ON_STOP=”yes”
checkrules() {
if [ ! -f ${IPTABLES_SAVE} ]
then
echo “Not starting iptables. First create some rules then run”
echo “\”/etc/init.d/iptables save\””
return 1
fi
}
save() {
echo “Saving iptables state”
/sbin/iptables-save ${SAVE_RESTORE_OPTIONS} > ${IPTABLES_SAVE}
}
start(){
checkrules || return 1
echo “Loading iptables state and starting firewall”
echo -n “Restoring iptables ruleset”
start-stop-daemon –start –quiet –exec /sbin/iptables-restore — ${SAVE_RESTORE_OPTIONS} &2
exit 1
;;
esac
exit 0
—–finish——
tambahkan kedalam boot run level sebelum aplikasi networking lainnya dijalankan dengan perintah:
* chmod +x /etc/init.d/iptables
* sudo update-rc.d iptables start 37 S . stop 37 0 .
* /etc/init.d/iptables save
Selesai sudah Seting ROUTER di UBUNTU, untuk mencobanya silahkan gunakan dua buah PC dan jangan lupa juga seting IP pada pc yang akan digunakan sebagai klien.
Read More...

MEMBANGUN HOTSPOT DENGAN MIKROTIK OS

MEMBANGUN HOTSPOT DENGAN MIKROTIK OS

Tutorial kali ini  ingin membahas bagaimana mudahnya membangun router+hotspot authentikasi
menggunakan Mikrotik OS.
Installasi Mikrotik OS
 Setting BIOS
Setting urutan boot computer pada BIOS agar computer boot pertama kali ke cdrom.
 Masukan CD Mikrotik ke cdrom, setelah itu lakukan booting melalui CDROM,
 Setelah proses booting selesai, muncul pilihan paket-paket yang mau di install, pilihlah paket sesuai
kebutuhan.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
 Setelah memilih paket yg akan di install, tekan tombol “ i ” pada keyboard. Setelah itu tekan tombol “ y
”. lalu tekan tombol y lagi untuk melanjutkan installasi. Catatan: Karena MikroTikOS akan membuat
partisi secara otomatis, maka data dalam hardisk semuanya akan hilang.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
 Proses installasi mikrotik
 Proses installasi selesai. Tekan enter untuk reboot computer.
 Jika proses installasi berhasil, maka akan muncul tampilan Login Mikrotik. Untuk login masukan username
admin dan passwordnya di biarkan kosong.
Konfigurasi Network
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
 Mengganti nama interface sesuai keadaan, ini dilakukan untuk mempermudah konfigurasi dan
management.
 Seting IP address pada setiap interface. Setelah itu seting default gateway.
 Setting Primary dan secondary DNS
Konfigurasi Via Winbox d computer client
 Download winbox.exe dari http://192.168.0.1/winbox/winbox.exe , 192.168.0.1 adalah IP Interface
Hotspot.
 Setelah di download, jalankan winbox tersebut. Sekarang kita coba koneksi ke computer server,
masukan ip server pada Connect To lalu masukan username pada Login. Setelah itu tekan tombol
Connect.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
 Jika login berhasil, maka muncul tampilan berikut
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
Konfigurasi Server Radius
 Masuk ke Winbox pada computer client
 Pada winbox klik menu Radius, lalu muncul kotak dialog Konfigurasi Radius. Klik tombol + yang
berwarna merah untuk masuk ke tahapan pembuatan server radius.
 Setelah itu muncul kotak dialog New radius Server. Karena kita akan membuat server hotspot,
beritanda  pada hotspot. Lalu pada Address isikan 127.0.0.1, setelah itu pada secret isikan
password server radius yang di ingin kan. Missal secretnya: apaajah. Klik OK untuk membuat server
tersebut.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
Membuat Profile Hostpot yang menggunakan server Radius sebagai Backend nya.
 Pada WinBox Klik menu IP lalu klik Hotspot.
 Lalu muncul kotak dialog Konfigurasi hotspot. Sekarang kita akan membuat profiles baru untuk hostpot
yang mendukung server radius. Klik tombol profiles pada kotak diagog konfigurasi hotspot.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
 Muncul kotak dialog Hotspot server profile, klik tombol + untuk membuat profiles baru.
 Setelah itu muncul kotak dialog New Hotspot Server Profile. Pada name isikan nama profilenya,
isikan hsprof1. Setelah itu klik tab RADIUS.
 Beri tanda  pada Use RADIUS, lalu klik OK.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
Konfigurasi Hotspot
- Klik menu IP lalu klik Hotspot
- Lalu muncul kotak dialog Hotspot, setelah itu tekan tombol Setup.
- Muncul kotak dialog Hotspot Setup, disini kita di suruh menentukan pada interface mana hotspot akan
berjalan. Pilihlah interface hotspot karena kita akan mengaktifkan hotspot pada interface tersebut. Klik
tombol Next.
- Selanjutnya kita set IP untuk interface hotspot tersebut, isikan 192.168.0.1/24. Beri tanda  pada
Masquerade Network. Lalu Klik tombol Next.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
- Setelah itu muncul konfigurasi address pool. Pada tahap ini kita di suruh menentukan dari IP berapa
dan sampai IP berapa yang akan di gunakan untuk hotspot. Missal kita akan seting 192.168.0.2-
192.168.0.254/24. Jadi smua IP pada network 192.168.0.0/24 selain 192.168.0.1 termasuk kedalam IP
yang menggunakan hotspot. lalu Klik Next.
- Selanjutnya muncul konfigurasi SSL, karena kita tidak menggunakan SSL, pada select Certificate pilih aja
none lalu klik Next.
- Setelah itu konfigurasi IP SMTP Server jika anda memiliki SMTP server masukan saja IP SMTP server anda,
dan jika anda tidak punya, langsung Next saja.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
- Selanjutnya konfigurasi DNS, karena kita sudah mengkonfigurasi DNS di awal tadi, maka langsung Next
aja, tetapi jika anda ingin merubah IP DNSnya, langsung rubah aja setelah itu klik tombol next.
- Setelah itu seting DNS Name, kosongkan aja lalu tekan tombol next.
- Selanjutnya tahap membuat user hotspot. Karena nanti hotspot kita menggukan profile yang
menggunakan radius server sebagai backendnya, maka user ini tidak terlalu berguna. Karena ini
termasuk kedalam tahap installasi, maka kita buat saja usernya. Missal qta buat usernya admin dan
passwordnya gktw. Lalu klik next.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
- Setup hotspot selesai..
- Sekarang kita setting agar hotspot yang tadi kita buat agar menggunakan profile hotspot yg mendukung
radius server. Maksud dari profile ini adalah profile hotspot yang kita buat di atas.
- Double klik pada hotspot1, setelah itu muncul kotak dialog properties hotspot1. Pada menu dropdown
profile, pilih hsprof. Lalu klik OK.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
- Selanjutnya kita tentukan IP yang akan dijadikan computer operator. Maksud dari computer operator
disini adalah computer yang akan menambah, mengedit bahkan menghapus user client hotspot.
- Pada Winbox, klik menu IP lalu klik Hotspot. Muncul kotak dialog Hotspot, lalu klik tab IP Bindings.
Lalu klik tombol + .
- Muncul kotak dialog New Hotspot IP Binding, pada MAC Address isikan Alamat MAC Address
computer operator missal MAC address computer operator 00:50:56:C0:00:01. Lalu pada Address,
masukan IP computer operator missal IP computer operator adalah 192.168.0.2. setelah itu pada
Type pilih bypassed. Lalu klik OK.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
Konfigurasi User Manager
 Pada WinBox, Klik menu New Terminal, untuk membuka terminal/console mikrotik.
 Pada terminal, ketikan perintah berikut:
[admin@MikroTik] > /tool user-manager customer add login=admin password=adminuserman
permission=owner
Maksud dari perintah di atas adalah membuat user admin dengan passwordnya adminuserman yang
nantinya user ini akan digunakan untuk masuk ke usermanager.
[admin@MikroTik] > /tool user-manager router add subscriber=admin ip-address=127
.0.0.1 shared-secret=apaajah
Maksud dari perintah di atas adalah untuk menghubungkan usermanager ke server radius yang telah
kita buat tadi. Pada perintah tersebuat ada shared-secret=apaajah, apaajah adalah password dari
server radius.
 Selanjutnya anda pindah ke computer operator, lalu arahkan browser ke http://192.168.0.1/userman .
Lalu muncul form login, isi Login dan password di sesuaikan dengan login dan password yang telah
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
anda buat pada saat konfigurasi usermanager diatas. Missal, login: admin dan
password:adminuserman.
 Tampilan pertama User Manager
- Untuk menambahkan user hotspot, klik menu Users, lalu klik Add.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
- Setelah itu muncul kotak dialog Add User, yang penting perlu di isi adalah User name dan password
saja. Tetapi jika ingin mengisi First Name dan Lastname isi saja. Dan jika anda ingin membatasi bandwith
untuk user tersebut, pada Rate Limit isikan jumlah bandwith yang di jatahkan untuk user tersebut, misal
32kbps.
Mengatur Bandwith Klien Hotspot
 Pengaturan Bandwith klien ini berlaku untuk semua user yang pada userman yg tidak diberi Rate limit.
 Untuk mengatur Bandwith semua user, buka Winbox, lalu klik menu IP, lalu hotspot. Muncul kotak
dialog hotspot, klik tab user. Lalu klik tombol profiles.
http://www.oke.or.id
Harus kosong, kalau
bandwith user mau di
atur secara menyeluruh.Mochammad Taufiq
error.student@gmail.com
 Muncul kotak dialog Hotspot User Profile, double klik pada profile default.
 Habis itu muncul kotak dialog Hotspot user profile properties. Pada field Rate Limit (tx/rx) isikan
berapa bandwith yang akan di berikan kepada semua user hotspot. Misal: Limit Bandwith Upload:
16kbps dan Limit Bandwith Download: 32kbps.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
Trafik Monitoring
 Untuk monitoring trafik, kita akan melakukan monitoring melaui graphs lewat browser.
 Untuk melakukan monitoring semua pemakai. Pertama kita harus membuat aturan dulu, agar semua
pemakai bisa kita monitoring trafiknya.
 Masuk ke Winbox, klik menu Tools, lalu klik menu Graphing.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
 Setelah itu muncul kotak dialog Graphing, klik Tab Queue Rules. Lalu klik tombol + karena kita akan
membuat aturan baru untuk monitoring semua pemakai.
 Muncul kotak dialog New Queue Graphing Rule, Pada Simple Queue pilih <hotspo1>, karena kita
akan memonitoring semua pemakai hotspot. Lalu pada Allow Address isikan Alamat Network ato
Alamat IP yang diperbolehkan mengakses ke web monitoring kita.
http://www.oke.or.idMochammad Taufiq
error.student@gmail.com
 Jika sudah, klik OK. Lalu jika anda ingin memonitoring trafik, pada computer operator anda arahkan
browser ke http://192.168.0.1/graphs/
Maka akan muncul nama-nama pengguna yang sedang aktif, jika anda ingin melihat trafik
pemakaiannya, tinggal klik aja nama usernya.
Selesai
Saatnya ujicoba dari computer client, jika muncul halaman login. Masukan username dan password yang kita
buat pada usermanager.
Read More...

PENGERTIAN DHCP

PENGERTIAN DHCP


DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.

Cara Kerja

Karena DHCP merupakan sebuah protokol yang menggunakan arsitektur client/server, maka dalam DHCP terdapat dua pihak yang terlibat, yakni DHCP Server dan DHCP Client.
DHCP server umumnya memiliki sekumpulan alamat yang diizinkan untuk didistribusikan kepada klien, yang disebut sebagai DHCP Pool. Setiap klien kemudian akan menyewa alamat IP dari DHCP Pool ini untuk waktu yang ditentukan oleh DHCP, biasanya hingga beberapa hari. Manakala waktu penyewaan alamat IP tersebut habis masanya, klien akan meminta kepada server untuk memberikan alamat IP yang baru atau memperpanjangnya.
DHCP Client akan mencoba untuk mendapatkan “penyewaan” alamat IP dari sebuah DHCP server dalam proses empat langkah berikut:
  1. DHCPDISCOVER: DHCP client akan menyebarkan request secara broadcast untuk mencari DHCP Server yang aktif.
  2. DHCPOFFER: Setelah DHCP Server mendengar broadcast dari DHCP Client, DHCP server kemudian menawarkan sebuah alamat kepada DHCP client.
  3. DHCPREQUEST: Client meminta DCHP server untuk menyewakan alamat IP dari salah satu alamat yang tersedia dalam DHCP Pool pada DHCP Server yang bersangkutan.
  4. DHCPACK: DHCP server akan merespons permintaan dari klien dengan mengirimkan paket acknowledgment. Kemudian, DHCP Server akan menetapkan sebuah alamat (dan konfigurasi TCP/IP lainnya) kepada klien, dan memperbarui basis data database miliknya. Klien selanjutnya akan memulai proses binding dengan tumpukan protokol TCP/IP dan karena telah memiliki alamat IP, klien pun dapat memulai komunikasi jaringan.
Empat tahap di atas hanya berlaku bagi klien yang belum memiliki alamat. Untuk klien yang sebelumnya pernah meminta alamat kepada DHCP server yang sama, hanya tahap 3 dan tahap 4 yang dilakukan, yakni tahap pembaruan alamat (address renewal), yang jelas lebih cepat prosesnya.
Berbeda dengan sistem DNS yang terdistribusi, DHCP bersifat stand-alone, sehingga jika dalam sebuah jaringan terdapat beberapa DHCP server, basis data alamat IP dalam sebuah DHCP Server tidak akan direplikasi ke DHCP server lainnya. Hal ini dapat menjadi masalah jika konfigurasi antara dua DHCP server tersebut berbenturan, karena protokol IP tidak mengizinkan dua host memiliki alamat yang sama.
Selain dapat menyediakan alamat dinamis kepada klien, DHCP Server juga dapat menetapkan sebuah alamat statik kepada klien, sehingga alamat klien akan tetap dari waktu ke waktu.
Catatan: DHCP server harus memiliki alamat IP yang statis.

DHCP Scope

DHCP Scope adalah alamat-alamat IP yang dapat disewakan kepada DHCP client. Ini juga dapat dikonfigurasikan oleh seorang administrator dengan menggunakan peralatan konfigurasi DHCP server. Biasanya, sebuah alamat IP disewakan dalam jangka waktu tertentu, yang disebut sebagai DHCP Lease, yang umumnya bernilai tiga hari. Informasi mengenai DHCP Scope dan alamat IP yang telah disewakan kemudian disimpan di dalam basis data DHCP dalam DHCP server. Nilai alamat-alamat IP yang dapat disewakan harus diambil dari DHCP Pool yang tersedia yang dialokasikan dalam jaringan. Kesalahan yang sering terjadi dalam konfigurasi DHCP Server adalah kesalahan dalam konfigurasi DHCP Scope.

DHCP Lease

DHCP Lease adalah batas waktu penyewaan alamat IP yang diberikan kepada DHCP client oleh DHCP Server. Umumnya, hal ini dapat dikonfigurasikan sedemikian rupa oleh seorang administrator dengan menggunakan beberapa peralatan konfigurasi (dalam Windows NT Server dapat menggunakan DHCP Manager atau dalam Windows 2000 ke atas dapat menggunakan Microsoft Management Console [MMC]). DHCP Lease juga sering disebut sebagai Reservation.

DHCP Options

DHCP Options adalah tambahan pengaturan alamat IP yang diberikan oleh DHCP ke DHCP client. Ketika sebuah klien meminta alamat IP kepada server, server akan memberikan paling tidak sebuah alamat IP dan alamat subnet jaringan. DHCP server juga dapat dikonfigurasikan sedemikian rupa agar memberikan tambahan informasi kepada klien, yang tentunya dapat dilakukan oleh seorang administrator. DHCP Options ini dapat diaplikasikan kepada semua klien, DHCP Scope tertentu, atau kepada sebuah host tertentu dalam jaringan.
Dalam jaringan berbasis Windows NT, terdapat beberapa DHCP Option yang sering digunakan, yang dapat disusun dalam tabel berikut.
Nomor DHCP Option Nama DHCP Option Apa yang dikonfigurasikannya
003 Router Mengonfigurasikan default gateway dalam konfigurasi alamat IP. Default gateway merujuk kepada alamat router.
006 DNS Servers Mengonfigurasikan alamat IP untuk DNS server
015 DNS Domain Name Mengonfigurasikan alamat IP untuk DNS server yang menjadi “induk” dari DNS Server yang bersangkutan.
044 NetBIOS over TCP/IP Name Server Mengonfigurasikan alamat IP dari WINS Server
046 NetBIOS over TCP/IP Node Type Mengonfigurasikan cara yang digunakan oleh klien untuk melakukan resolusi nama NetBIOS.
047 NetBIOS over TCP/IP Scope Membatasi klien-klien NetBIOS agar hanya dapat berkomunikasi dengan klien lainnya yang memiliki alamat D
Read More...

video

Photo Gue

Flag Visitor

FREE SMS

Make Widget

JAM

DAFTAR POSTING

Postingan Populer

Iklan

Total Tayangan Halaman

 

Profil

Foto Saya
Agus Heryanto
Lihat profil lengkapku

Chating

Followers